
Di banyak Kelompok STA Frontier, orang mengira bahwa mengikut Yesus berarti mengkhianati keluarga mereka untuk bergabung dengan sebuah “Kelompok Suku Kristen”. Dimana ketika orang percaya baru meninggalkan kelompok sukunya, itu akan menghambat aliran berkat Allah di tengah kelompok suku tersebut. Namun dalam Firman Allah kita dapat melihat bagaimana Yesus mencurahkan kasih kepada para pengikut-Nya di mana pun, lalu mengutus mereka kembali ke komunitas Samaria atau non-Yahudi mereka untuk membawa berkat dan damai di sana (Yoh. 4; Mrk. 5:1–20).
Dalam Kisah Para Rasul, Roh Allah menyebarkan Kabar Baik tentang kebangkitan Yesus dan pengampunan dosa dengan cepat dari rumah ke rumah—bahkan tanpa kitab suci tercetak, gedung gereja, atau pengkhotbah bergaji (Kis. 6:7; 9:31; 12:24; 16:5). Gerakan-gerakan dalam Kisah Para Rasul membuat iman kepada Yesus bertumbuh lebih cepat daripada pertumbuhan penduduk—di tengah-tengah bangsa Yahudi, Samaria, dan bangsa-bangsa lain. Ketika Roh Allah menyalakan gerakan-gerakan kepada Yesus, Ia justru mentransformasi komunitas dan kelompok suku yang ada dengan membawa berkat Allah ke dalam keluarga-keluarga mereka.
Mengapa gerakan itu perlu?
Tidak ada satu pun kelompok suku di dalam sejarah yang dikenal sebagai pengikut Yesus tanpa terjadinya sebuah gerakan lokal kepada-Nya. Setiap generasi orang percaya akan padam bila tidak ada gerakan iman yang berlipat ganda. Dan Kelompok STA Frontier tidak pernah akan memiliki gerakan lokal yang bertumbuh, sekalipun ada saksi yang datang memberitakan tentang Yesus selama berabad-abad.
Di tempat-tempat seperti di Tiongkok, diperlukan lebih dari 100 tahun bersaksi sebelum orang menyadari bahwa Allah Pencipta adalah Allah mereka juga, dan bahwa Yesus membebaskan mereka dari dosa dan maut. Para janda di Tiongkok dan Korea menjadi percaya dan menyebarkan Kabar Baik dengan cepat dari kota ke kota. Kini mereka memiliki lebih dari 10% orang Tionghoa dan 30% orang Korea, yang berkomitmen kepada Yesus. Kelompok STA Frontier cenderung percaya Yesus hanya untuk orang Kristen asing dan menolak mereka yang mengikuti-Nya. Namun ketika mereka melihat rumah tangga di antara suku bangsanya sendiri menjadi percaya—dan rumah-rumah orang beriman itu mengalami serta menceritakan kesembuhan dan berkat dari Yesus—barulah kelompok itu mulai mengerti bahwa Yesus adalah Juruselamat seluruh dunia, termasuk mereka sendiri (Yoh. 4:42).
Kita rindu Kerajaan Allah datang di bumi seperti di surga! Karena itu marilah kita berdoa dengan tekun agar gerakan-gerakan kepada Yesus menyebar dengan cepat, membawa berkat yang dijanjikan Allah bagi keluarga-keluarga di bumi—terutama bagi kelompok-kelompok suku yang belum memiliki gerakan kepada Yesus, yaitu Kelompok STA Frontier.
Sumber tambahan mengenai pemuridan melalui gerakan:
– tam.oms.training
– zume.training
– peopleofyes.com
– moredisciples.com
– obedience.life/resources
Contoh video bagaimana Gerakan kepada Yesus bekerja: