Berdoa bagi Mereka yang Dianiaya: Pembebasan dari Maut

Para pengikut Yesus mula-mula dianiaya karena iman mereka di seluruh kekaisaran Romawi. Semua murid Yesus yang pertama gugur karena penganiayaan, kecuali Yohanes. Penganiayaan terhadap orang percaya juga meningkat hari-hari ini. Menurut data dari Open Doors, pada tahun 2021 lebih dari 340 juta pengikut Yesus menghadapi penganiayaan atau diskriminasi karena iman mereka. Ada kenaikan kematian yang mengkhawatirkan sebesar 60% pada tahun 2019 dan tambahan 24% pada 2020—ketika 5.898 orang percaya dibunuh karena iman mereka kepada Yesus.

Mari berdoa agar Allah melindungi orang percaya, gereja, dan organisasi yang mengalami penyerangan. Doakan agar kesaksian para martir berbicara kepada banyak orang. Doakan ratusan ribu pengikut Yesus yang terpaksa meninggalkan rumah mereka atau bersembunyi karena alasan iman.

Penganiayaan terhadap kelompok lain juga terus terjadi di seluruh dunia, terutama terhadap kaum minoritas. Selama 35 tahun, pemerintah Tiongkok menindas rakyatnya sendiri, memaksakan aborsi pada jutaan perempuan melalui kebijakan “satu anak.” Kini tahanan dan kaum minoritas seperti Uyghur digunakan untuk industri transplantasi organ (lihat amnesty.org).

Mari berdoa bagi mereka yang dibunuh atau ditindas karena iman, keyakinan agama, atau termasuk kelompok minoritas. Mari berdoa melawan meningkatnya penggunaan teknologi untuk penganiayaan, termasuk pengawasan video dan digital, aplikasi pelacakan kontak, dan teknologi lain. Doakan agar pandemi tidak dijadikan alasan untuk membenarkan diskriminasi terhadap siapa pun.

Meskipun tidak sama dengan penganiayaan, orang yang tak bersalah dapat menjadi korban dalam sengketa perbatasan atau kedaulatan. Dua hingga tiga juta orang di Bangladesh tewas ketika negara itu menyatakan kemerdekaan dari Pakistan pada tahun 1971. Warga sipil Ukraina dibantai dalam perang perebutan wilayah yang brutal. Konflik-konflik seperti ini juga menyebabkan jutaan orang mengungsi setiap tahun.

Doakan banyak Kelompok STA Frontier yang menderita karena konflik tak berkesudahan lintas generasi, seperti orang-orang di Afghanistan. Kami berdoa agar Allah menolong keluarga-keluarga yang terjebak perang. Doakan organisasi pemberi bantuan dan pihak-pihak lain yang melayani di wilayah-wilayah ini: www.runministries.org/ministrieswww.fai.orgsamaritanspurse.org.

Doakan Yesus membawa kedamaian dan kesembuhan ke dalam masalah serta penderitaan yang ada di dunia, dan menyatakan kepada Kelompok STA Frontier bahwa Ia telah mengalahkan maut.

Ajak anak-anak berdoa bersama Anda bagi Kelompok STA Frontier yang hampir tidak punya kesempatan mendengar Kabar Baik. Ajari mereka untuk berdoa agar orang-orang dapat pergi untuk memuridkan segala bangsa sampai tidak ada lagi tempat yang belum dijangkau Kabar Baik. Ajak mereka berdoa bagi orang-orang yang miskin, dianiaya, buta huruf, dan yang belum memiliki Firman Allah. Dorong mereka mempelajari berbagai budaya, agama, dan Kelompok STA Frontier agar doa mereka makin bertuah. Ajari mereka tentang kasih Allah bagi semua keluarga di bumi, supaya mereka mengerti betapa penting dan berharganya setiap pribadi bagi-Nya. Gunakan Kode QR ini untuk mengakses panduan doa dan podcast yang menuntun anak-anak berdoa bagi Kelompok STA Frontier: