Hampir setengah dari mereka yang tinggal di Kelompok STA Frontier merupakan umat Hindu—mereka tinggal di India atau berasal dari India.
Apa yang menjadi kepercayaan dari umat Hindu?
Umat Hindu memiliki ratusan kitab keagamaan kuno dan jutaan dewa. Karena itu, istilah “Hindu” tidak menunjuk pada satu teologi, praktik, atau dewa tertentu. Kelompok-kelompok bahasa dan budaya yang berbagi tradisi Weda dianggap sebagai Hindu. Cara pandang mereka melingkupi reinkarnasi dan menerima penderitaan di kehidupan sekarang sebagai akibat yang adil karena tidak hidup suci atau tidak menunaikan kewajiban pada kehidupan sebelumnya. Seperti kebanyakan orang, mereka mencari jalan kebenaran dan makna hidup, serta mendambakan kesehatan bagi keluarga mereka saat ini. Mereka mementingkan kemurnian rohani—serta menghindari “pencemaran” rohani dan rasa malu—bagi mereka hal-hal tersebut sangatlah penting; makanan atau orang yang “najis” dapat mencemari mereka.
Mari berdoa agar Tuhan menunjukkan kepada mereka bahwa pemurnian hati secara spiritual adalah anugerah gratis di dalam Yesus. Kiranya mereka mengalami kasih dan penerimaan pribadi dari Allah melalui para saksi yang diutus-Nya kepada mereka.
Apa yang umat Hindu ketahui mengenai Yesus?
Banyak umat Hindu diajarkan hal-hal positif tentang Yesus, tetapi menganggap-Nya hanya sebagai “Tuhannya orang Kristen.” Sikap mereka yang menghormati semua agama membuat mereka menolak ajaran yang menyatakan Yesus sebagai satu-satunya kebenaran yang berlaku universal. Namun mereka tertarik pada kekudusan dan hikmat-Nya. Banyak orang keliru menyamakan penyerahan diri kepada Yesus dengan partisipasi dalam tradisi gereja Barat. Akan tetapi, dalam pencarian mereka akan kehidupan yang kudus, tidak sedikit dari mereka yang ingin belajar dari Kitab Amsal, Mazmur, dan ajaran Yesus tentang bagaimana hidup penuh hikmat dan kebenaran. Kaum wanita, secara khusus, menginginkan yang terbaik bagi masa depan keluarga mereka.
Mari berdoa agar Yesus menyatakan diri-Nya kepada umat Hindu sebagai Allah yang hidup, yang sanggup menuntun dan menyembuhkan. Berdoalah agar Tuhan mengutus orang-orang yang mengasihi dan mendoakan keluarga-keluarga mereka serta membagikan “Firman yang Hidup”—bukan “agama alternatif.” Mari berdoa agar banyak pria dan wanita yang rindu menyembah Allah dalam roh dan kebenaran, dan membagikan kabar ini dengan sukacita kepada keluarga dan seluruh komunitas mereka!
Apa lagi yang dapat kita doakan bagi umat Hindu?
Banyak kelompok di kalangan agama Hindu yang terpecah belah oleh sekat kasta yang sudah lama, namun ada beberapa kasta di India yang mengalami gerakan kepada Yesus yang hidup—sehingga orang dapat melihat bahwa Dia bukan pribadi yang asing, melainkan Jalan bagi mereka.
Mari berdoa agar banyak keluarga dapat mengikuti Yesus dan para pemimpin gerakan baru bangkit dari keluarga-keluarga percaya ini untuk menyeberangi batas-batas kasta atau agama.
Berdoa bagi kelepasan:

Umat Hindu melakukan ziarah dan berbagai ritual demi mendapat kebebasan dari masalah rohani dan duniawi. Misalnya, Kumbh Mela di India diyakini sebagai pertemuan keagamaan terbesar di dunia—pada 2019 sekitar 200 juta orang hadir, 50 juta dalam satu hari, untuk mandi di sungai demi memperoleh kemurnian, berkat, dan “keabadian.”
Mari berdoa agar mereka dapat memahami bahwa Allah menganugerahkan secara gratis kemurnian dan pembebasan yang mereka rindukan melalui pengorbanan Yesus. Berdoa agar gerakan besar orang-orang yang menemukan kemurnian dan berkat di dalam Yesus menyebar sampai ke seluruh negeri.